Tips Menjadi Penjual Jajanan Pasar, Bisnis UMKM Menguntungkan

jualan jajanan pasar, jajanan pasar, aneka jajanan pasar
Jualan Jajanan Pasar – Saat bosan dengan makanan berat di rumah, atau juga enggan makan
makanan ringan yang tak mengenyangkan. Pilihan yang paling tepat adalah jajanan pasar. Sobat sudah kenal dong dengan jajanan pasar. Itu lho jajanan yang suka dijual di pasar atau pinggir jalan. Jenisnya contohnya pastel, arem-arem, kue lapis, dan sebagainya. 
Selain enak dan mengenyangkan, harganya juga sangat terjangkau. Jadi itu sebabnya jajanan pasar sangat diminati oleh banyak orang. Karena banyak peminatnya, maka usaha jajanan pasar memiliki potensi yang baik untuk dijalani. Oke untuk menjalani usaha jajanan pasar, saya rincikan hitungan keuangannya: 
Modal Awal
Sewa tempat : Biasanya Rp. 350 ribu/bulan
Meja : Ro. 200 ribu
Box 20 buah : 20@ Rp. 25ribu = Rp. 500ribu
Plastik berbagai ukuran : Rp. 10.000
Kotak kerdus polos 1 pack : Rp. 25.000
Spanduk : Rp. 50.0000
Brosur dan kartu nama 100 lmbar : Rp. 50.000
Jajanan 300 buah : Rp. 200.000 (dgn aneka macam harga Rp. 400- Rp. 2000)
Bila dijumlahkan, maka modal awal menjadi penjual jajanan pasar adalah Rp. 1. 385.000 atau bisa anda bulatkan menjadi 1.400.000 dengan menambah pembelian jajanan pasarnya atau menambah brosur dan kartu nama. 
Modal per-hari
Plastik kemasan : Rp. 10.000
Koatak kemasan : Rp. Rp. 10.000
Jajanan : Rp. 300.000
Jumlahnya Rp. 320.000 
Laba Perhari
Misalnya jumlah penjualan dengan harga berbeda
Harga Asal   Harga Jual          Jumlah jajanan           Total Harga Jual
Rp. 400         Rp. 600                 100 buah                  Rp. 60.000
Rp. 1.000       Rp. 1.300               100 buah                 Rp. 130.000
Rp. 1.200      Rp. 1.500               50 buah                     Rp. 75.000
Rp. 2.000       Rp. 2.300             50 buah                      Rp. 115.000
Total Pembelian Rp. 300.000 Total Omset Rp. 380.000
Perhitungan omzet dikurangi modal keseluruhan per hari adalah Rp. 380.000-Rp 320.ooo = Rp. 60.000
Laba Perbulan
Laba per hari dikalikan 30 hari berarti: Rp. 60.000x 30 = Rp. 1.800.000. Laba tersebut masih dikurangi modal sewa tempat per bulan Rp. 350.000. Jadi laba bersih per bulan adalah Rp. 1.800.000-Rp. 350.000= Rp. 1.450.000
Besar kecilnya sih memang relatif ya Sobat… Namun usaha ini bisa dicoba untuk melatih jiwa dan keterampilan wirausaha kita. Wirausaha itu sifatnya berkembang, semakin lebar usaha, maka keuntungannya semakin besar, tak terbatas sebagaimana kita menjadi karyawan. 
Tips Menjadi Penjual Jajanan Pasar
1. Penjualan jajanan pasar ini bisa dilakukan di pagi hari tempat yang ramai. Misalnya di lokasi perumahan, yang setiap pagi ada banyak orang lalu lalang untuk lari pagi, jalan-jalan bersama anak-anak kecil mereka. Biasanya jika mulai berjualan jam 6, maka jam 7 sudah habis terjual.
2. Menjadi perantara konsumsi acara seminar, hajatan, dsb. Momen seperti itu bisa mendongkrak penjualan. Untuk sebuah acara seminar denga jumlah peserta 300 orang, tentu akan sangat menguntungkan.
3. Bisa menambah jumlah produksi. Jika permintaan dari konsumen semakin meningkat, maka jumlah penjualan bisa ditambah.
4. Mengembangkan dengan menitipkan jajanan di warung-warung, menitip pada penghuni kos-kostan, atau tempat lain. 
Pemaparan di atas adalah perhitungan usaha jananan pasar untuk reseller atau penjual jajanan pasar. Untuk produsen insyaallah saya tulis di posting selanjutnya.

Tinggalkan komentar