Peralatan untuk Membuka Usaha Catering, Dapur dan Prasmanan

Apa saja sih peralatan untuk membuka usaha catering? Sebenarnya, tergantung jenis bisnisnya dan menu apa saja yang mau kita buat.

Usaha catering box atau nasi kotak tentu akan berbeda peralatannya dengan bisnis yang hanya fokus menyediakan prasmanan.

Peluang Bisnis Catering yang Sangat Prospektif

Usaha dalam bidang kuliner satu ini termasuk sangat menjanjikan. Apalagi jika berada di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, dan kota besar lainnya di luar Jawa.

Pasalnya, banyak perusahaan yang membutuhkan jasa catering. Seperti pabrik dengan jumlah karyawan puluhan hingga ratusan. Asalkan punya modal, strategi, dan paham cara menawarkan catering ke pabrik agar cepat laris.

Begitu juga momen pernikahan, syukuran, ulang tahun, perayaan hari besar, dan banyaknya orang yang sibuk dan tidak sempat mengurus kegiatan masak-memasak dan menyajikannya.

Peralatan Dapur untuk Bisnis Catering

peralatan dapur untuk bisnis catering
peralatan dapur by Unsplash.com

Dapur adalah pusatnya produksi bisnis kuliner. Peralatan untuk membuka usaha catering yang paling tidak bisa kita eliminasi adalah peralatan dapur. Usaha catering prasmanan maupun catering nasi kotak selalu perlu peralatan dapur ini. Apa saja?

Sebenarnya, peralatan dapur ini bisa Sobat tentukan, mana yang paling urgent. Artinya, barang yang paling pokok bisa kita beli, dan yang tidak terlalu mendesak bisa sediakan belakangan.

Selain itu, dari segi teknologinya, bisa memilih apakah mau menggunakan yang tradisional atau modern. Seperti peralatan yang serba manual atau memakai perlengkapan menggunakan listrik. Sesuaikan dengan budget atau skala bisnis.

Hanya saja, tentu memakai peralatan modern akan lebih hemat tenaga dan lebih dapat membantu menyelesaikan takaran jumlah banyak lebih cepat dan mudah.

1. Kompor

Peralatan dapur untuk bisnis catering yang pertama adalah kompor. Ini adalah alat paling pokok karena memasak pasti memakai kompor.

Sobat bisa menggunakan kompor tanam, kompor gas biasa, atau malah kompor listrik. Bisa juga menggunakan yang sudah sedia di dapur untuk masak sehari-hari. Ini bisa jadi saran untuk Sobat yang baru memulai usaha ini.

Selain ramah budget, juga untuk mengetes jalannya usaha apakah bagus cocok setelah berjalan.

2. Wajan

Alat selanjutnya adalah wajan. Sobat sebaiknya punya wajan yang anti lengket dan tidak terlalu mudah panas supaya hasil masakan lebih optimal.

Pastikan punya wajan beragam untuk mempercepat proses memasak. Ukurannya juga harus berbeda supaya bisa kita gunakan untuk eneka kebutuhan, seperti menggoreng, menumis, dan memasak aneka sambal.

3. Spatula Set

Satu set spatula maksudnya adalah berbagai alat masak untuk membolak-balikkan masakan pada wajan, mengaduk, atau menyaring gorengan.

Ada spatula kecil, besar, bentuk cekung untuk masakan berkuah (centong), hingga bentuk berongga untuk memasak adonan yang digoreng atau bakso kuah.

4. Pemanggang

Alat pemanggang juga perlu karena menu makanan juga seringkali ada yang harus dipanggang. Misalnya ikan, membuat sate bumbu kacang, dan bumbu tertentu yang harus dimasak di atas pemanggang.

Pemanggang ini bisa berupa wajan pemanggang, panggangan listrik, atau bahkan yang manual menggunakan arang. Meski demikian, pilihan alat ini harus memperhatikan fungsi dan kepraktisannya supaya usaha lebih efisien.

5. Panci Pengukus

Pengukus juga perlu sekali untuk menambah variasi masakan. Kukusan berguna dalam membuat aneka masakan ikan, ayam, hingga ada juga roti dan kue tertentu memerlukan alat ini.

Panci pengukus bisa Sobat miliki lebih dari satu dengan berbagai ukuran. Namun, sesuaikan dengan skala bisnis catering.

6. Ulekan atau Pelumat Bumbu

Uleg berguna dalam membuat bumbu masakan. Bisa juga berguna dalam mememarkan bumbu tertentu seperti jahe, lengkuas, atau bawang putih.

Alat pelumat bumbu tradisional ini umumnya terbuat dari batu hitam atau kayu.

Untuk usaha catering, ulekan sebaiknya juga punya lebih dari satu karena pasti akan membuat bumbu lebih dari satu jenis atau membuat sambal di waktu bersamaan.

Namun, pelumat bumbu juga bisa memakai alat modern seperti blender. Pembuatan bumbu halus dan banyak memang lebih efektif memakai alat modern.

7. Talenan dan Pisau Set

Peralatan untuk memulai bisnis catering yang tidak kalah penting adalah talenan dan pisau set.

Talenan biasanya terbuat dari kayu atau bahan plastik yang kokoh. Gunakan ukuran besar untuk memotong sayuran, daging, dan bumbu dapur. Usahakan juga memiliki lebih dari satu supaya bisa memasak lebih cepat.

Selain itu, penggunaan talenan berbeda bisa menghindari kontaminasi bahan yang seharusnya tidak tercampur. Misalnya bumbu sup tidak ingin terkena warna kuning kunyit, atau ingin memotong daging sekaligus memotong daun bawang di waktu berdekatan tentu perlu talenan berbeda.

Begitu juga jumlah talenan banyak bermanfaat saat proses memasak dilakukan lebih dari satu orang.

8. Panci atau Ceret

Panci maupun ceret juga harus ada. Gunanya untuk memasak air minum, air rebusan untuk melunakkan mie dalam jumlah banyak, dan lain-lain.

Bahkan panci juga berguna dalam membuat sup atau membuat kaldu ayam atau sapi. Keberadaan alat memasak ini berguna pula untuk membuat soto atau air kuah bakso.

9. Lemari Pendingin

Kulkas atau lemari es juga harus ada di dapur jika ingin menjalankan bisnis catering. Manfaat lemari pendingin adalah untuk mengawetkan berbagai bahan masakan.

Antara lain daging, sayuran, hingga bumbu dapur yang sudah siap masak juga harus aman dan tahan lama.

Sayuran juga akan tetap segar jika disimpan di kulkas. Jika bahan masakan awet, kita juga bisa terhindar dari kerugian karena bahan yang keburu basi.

10. Penyaringan

Alat satu ini bermanfaat dalam membersihkan aneka bahan masakan. Misalnya untuk membersihkan sayur, menyaring air dari daging yang sedang dicuci, dan sebagainya.

Ukuran saringan bisa beraneka ragam. Sesuaikan dengan kebutuhan saja. Biasanya alat satu ini terbuat dari plastik atau stainless.

11. Wadah Sayuran

Bahan masakan bisanya diiris dan dipisah atau disisihkan sebelum proses memasak. Wadah terbuat dari plastik atau stainless steel besar bisa Sobat pilih untuk menyiapkan masakan.

Umumnya alat ini bermanfaat menampung sayur yang telah diiris, adonan gorengan dan roti, dan lain-lain.

12. Oven Microwave

Sebenarnya, alat satu ini penting sekali. Namun, mungkin belum urgen bagi pemula. Pasalnya, microwave punya fungsi hampir mirip dengan pemanggang atau pengukus.

Namun, tentu saja jika ingin lebih maksimal dan punya variasi menu masakan, maka alat satu ini wajib ada. Apalagi jika ingin menyajikan menu dessert.

Meski demikian, alat ini wajib jadi salah satu andalan di dapur jika ingin menjalankan bisnis catering.

Peralatan Untuk Membuka Usaha Catering Prasmanan

peralatan dapur untuk bisnis catering prasmanan
prasmanan by Unsplash.com

Kita lanjutkan kepada bisnis catering yang menyediakan menu dalam bentuk prasmanan. Peralatannya sedikit berbeda dengan catering yang hanya melayani menu nasi kotak karena dalam prasmanan harus menyajikannya kepada konsumen dengan peralatan yang kita miliki.

Jenis prasmanan umumnya ada dalam acara pernikahan, khitanan, dan sebagainya. Namun, tidak jarang juga menggunakan kemasan nasi kotak sesuai kebutuhan dan permintaan pelanggan.

Jika ingin membuka usaha catering pernikahan, maka peralatan ini wakib punya. Apa saja peralatan untuk membuka usaha catering prasmanan?

1. Piring

Piring harus jadi alat andalan pebisnis catering prasmanan. Sobat harus punya setidaknya tiga lusin piring bahkan lebih.

Bahan piring untuk prasmanan yang paling baik adalah dari porselen atau keramik. Selain itu, pilih bentuk datar atau hampir tidak punya cekungan sama sekali.

Bentuk piring ini memiliki efek seolah menu makanan di atas piring jadi terlihat lebih banyak. Berat piring juga membuat pengunjung tidak begitu ingin mengambil porsi terlalu banyak. Lumayan menghemat kudapan yang ada, bukan? Psstt..

Di samping itu, bentuk piring porselen datar tampak lebih elegan dalam sebuah penjamuan ketimbang yang cekung sebagaimana piring keluarga.

2. Mangkuk

Mangkuk tidak kalah penting juga. Pasalnya menu makanan di prasmanan pasti ada menu sup.

Tentunya akan lebih cocok jika pengunjung mengambil sup dalam wadah terpisah. Ada mangkuk yang khusus untuk membawa seporsi menu berkuah ini.

Biasanya ukuran mangkuknya lebih kecil dari mangkuk bakso dan lebih cekung hampir mirip mug. Hanya saja lebih besar dan tidak memiliki pegangan.

3. Sendok, Garpu, dan Sumpit

Seperangkat alat makan selanjutnya adalah sendok, garpu, dan sumpit. Meski demikian, adanya sendok dan garpu sudah cukup.

Namun, sumpit bisa melengkapi prasmanan jika menunya ada mie atau makanan khas Chinese. Selain itu, beberapa orang yang senang dengan konsep modern, suka menggunakan sumpit untuk hidangan tertentu.

4. Wadah Saus

Saus dan sambal akan lebih cantik jika punya wadahnya khusus. Biasanya ini adalah salah satu peralatan untuk prasmanan konsep modern.

Umumnya, prasmanan menyajikan aneka sambal kecap, sambal matah, sambal ijo, saus tomat, mayonaise, dan lain-lain.

5. Penjepit Makanan

Biasanya penjepit untuk mengambil makanan kering seperti ayam goreng, rendang, atau menu deseert seperti bolu.

Setiap makanan kering memerlukan alat penjepit yang berbahan stainless steel. Selain menghindari kontak langsung dengan tangan, antrian prasmanan juga lebih teratur karena semua pengunjung hanya akan mengambil makanan bila orang lain di depannya sudah selesai mengambil kudapan.

6. Roll Top

Nah, jangan lupakan peralatan untuk membuka usaha catering ini. Makanan akan senantiasa hangat jika menaruhnya di roll top.

Aneka tumis, lauk pauk, semuanya selalu dalam keadaan hangat walau sudah lama memasaknya.

Temperaturnya juga stabil sehingga tidak khawatir ada perubahan tekstur masakan. Hidangan akan selalu lezat dan hangat.

7. Punch Bowl Set

Serangkaian wadah dan centong untuk menaruh jus atau minuman dingin juga penting.

Makanan tanpa adanya minuman segar tidak lengkap. Punch bowl set terdiri dari mangkuk besar, centong untuk mengambil minuman, dan gelas khusus minuman segar.

Semua peralatan untuk membuka usaha catering di atas bisa Sobat tentukan jenisnya. Apakah mau memilih alat modern atau tradisional tergantung kebutuhan, budget, dan jenis usaha. Asalkan, dengan peralatan yang ada sudah bisa menjalankan bisnis.

Tinggalkan komentar